Rupa Tuhan

Tuhan senikmat kopi, yang pahitnya membuat pagi hari lebih bertenaga dan malam sangat terjaga
Sayangnya, terlalu banyak gula membuat tubuh tak berdaya

Tuhan senikmat coklat, yang sepotong saja membuat pasangan kita berbunga-bunga
Sayangnya, terlalu banyak coklat membuat lubang di gigi kita

Tuhan seindah pantai, yang pasir dan ombaknya membuat kaki menari
Sayangnya, tak tahu diri membuat kulit terbakar matahari

Tuhan sesegar air putih, yang menghilangkan dahaga seketika
Sayangnya, tak banyak yang tahu terlalu banyak air putih dapat membuat sakit kepala

Tuhan sesegar udara pagi pegunungan, yang membuatmu ingin terus kembali walau harus lelah mendaki
Sayangnya, tanpa persiapan yang matang kau bisa tersesat lalu mati

“Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN,” seruan Mazmur merdu pedoman hati semesta. “Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya”
Sayangnya, pada orang-orang yang payah, Tuhan serupa luapan amarah berujung pertumpahan darah

*Ditulis sebagai pengingat tragedi bom Surabaya 13 Mei 2018

*gambar diambil dari Flickr

Tulisan ini telah dikunjungi sebanyak 1 kali, 71 diantaranya adalah kunjungan hari ini.