Pecundang vs Bocah Ojek Payung

“Kamu gak kedinginan?”

“Enggak”

“Rumah kamu emang di mana?”

“Belakang Giant (Mega Mall Bekasi).”

“Udah dapet berapa orang dari tadi?”

“Ini baru yang ke dua. Yang pertama, baru aja tadi.”

“Ini *kuserahkan payung dan uang lima ribu rupiah*, terima kasih ya.”

Aku pikir si bocah ojek payung langsung pergi begitu saja, tapi ternyata tidak. Dia tetap berdiri di belakangku, memegang payungnya, memastikan aku tidak kehujanan sampai masuk ke dalam mobil.

Dan kamu, mengutuk hujan hanya karena tak ingin basah kuyup atau terjebak macet.

Pecundang!

Tulisan ini telah dikunjungi sebanyak 1 kali, 800 diantaranya adalah kunjungan hari ini.