Sebaik-baiknya Manusia

6358615984338408891389361285_pay-it-forward-new

Bila kita sepakat bahwasanya sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat, lalu kenapa yang kita khawatirkan tatkala usia semakin bertambah adalah kenapa belum menikah, bukan malah kenapa belum bisa kasih manfaat?

Jadi sebetulnya mana yang harus lebih dulu kita capai, menikah dulu atau mampu memberi manfaat dulu? Atau dua-duanya bisa dicapai dalam bersamaan?

Tulisan ini telah dikunjungi sebanyak 1 kali, 26 diantaranya adalah kunjungan hari ini.

About the Author

cekinggita
Perakit Balon @nf.nellafantasia & peracik kata @kedaikataID

Be the first to comment on "Sebaik-baiknya Manusia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*