Cikunir Banjir Lagi

Selain Indonesia yang sudah berubah status dari negara berkembang menjadi negara maju, Cikunir juga gak mau kalah, berubah status dari komplek aman banjir menjadi langganan banjir. Cikunir hari ini banjir lagi setelah tahun baru kemarin juga banjir, padahal tahun-tahun sebelumnya aman sentosa.

Ini foto-foto banjir di tahun baru kemarin.

Sampai dengan tulisan ini gue muat, banjirnya belum setinggi yang tahun baru. Mungkin karena banjir tahun baru kemarin itu hujannya dimulai sejak 31 malam, sementara yang kali ini hujan baru dimulai dini hari. Jadi ada jeda beberapa jam lebih lambat. Akan tetapi, seinget gue, tanggal 1 Januari pukul 7 pagi hujan sudah reda, sementara hari ini di jam yang sama hujan masih mengguyur.

Jam 5 pagi hari ini gue keluar rumah untuk merekam situasi banjir sekitaran perumahan Pondok Cikunir Indah, khususnya bagian aliran air dari Tol JORR dengan maksud agar pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan tol tersebut tahu bahwa mereka kerjanya setengah-setengah. Gak tuntas. Bahkan menurut gue, mereka seharusnya sih tahu tapi bodo amat.

Pembangunan jalan tol pasti menelan biaya yang besar dan dilakukan oleh orang-orang yang pintar serta kompeten, jadi bahwa ada kenyataan di situ terdapat aliran air yang mengucur sembarangan ke arah perumahan warga, maka patut dicurigai adanya faktor abai.

Yang lebih menyebalkan lagi, seringkali walau hujannya tidak dalam durasi panjang, tetap saja ada aliran lumpur atau air yang membawa tanah-tanah sehingga membuat jalanan bagian depan perumahan menjadi kotor. Genangan airnya penuh tanah. Keruh.

Bahkan ada bagian sisi jalan tol yang longsor ke arah perumahan ketika banjir tahun baru kemarin. Saat ini sedang dalam proses perbaikan, eh sekarang udah banjir lagi.

Mohon untuk pihak-pihak terkait untuk segera memperbaiki. Hal begini ini masa iya harus tunggu keluhan baru diatasi. Masa iya ga ada evaluasi berkala terhadap pembangunan jalan yang menelan biaya besar?

Lalu hal lainnya yang membuat situasi menjadi lebih menyusahkan adalah ditutupnya Jalan Raya Cikunir arah Taman Galaxy (Karaoke Venus) karena adanya pembangunan LRT.

Kondisi saat ini, warga tidak bisa melewati perumahan Pondok Cikunir karena banjir, lalu Jalan Raya Cikunir arah Taman Galaxy ditutup karena pembangunan LRT, perumahan Masnaga juga ditutup karena banjir. Jadi satu-satu akses adalah Jalan Raya Cikunir arah Komsen atau menerjang banjir melewati turunan Jatibening Estate. Hadeh.

Walaupun sedang tidak banjir atau kondisi cuaca normal, penutupan jalan karena pembangunan LRT ini tetap sangat menyusahkan karena jalan alternatifnya adalah jalan perumahan Masnaga atau memutar jauh lewat Caman atau Komsen

Lah, kalau warga perumahan Masnaga tidak mau jalanan rumahnya dilalui gimana?

Lagi pula itu jalanan perumahan, cenderung sempit dan banyak belokan gang, sementara yang mau lewat banyak banget. Mereka yang rutin melalui jalan raya Cikunir arah Taman Galaxy adalah warga sekitar yang hendak ke arah Kalimalang atau Pintu Tol Bekasi Barat untuk bekerja, sekolah, atau kegiatan lainnya.

Berpotensi bikin macet jalanan perumahan Masnaga dan merusak aspalnya. Wajar kalau mereka menolak jalanan rumahnya dilalui untuk umum.

Mungkin mereka masih mau apabila dilalui untuk umum dalam 1-2 bulan atau 3 bulan, lah tapi ini Jalan Raya Cikunir arah (Karaoke Venus) Galaxy ditutup hampir setahun. Lama banget.

Gimana nih, Pak, Bu, apa iya emang harus sebegitunya?

Terlebih, jangan sampai, sudahlah warga berkorban waktu demi pembangunan jalan, eh nanti ujung-ujungnya pembangunannya malah menyebabkan banjir lagi, kan apes dua kali namanya.

Setidaknya jangan terlalu lama lah itu jalanan ditutup.

Foto-foto banjir tanggal 25 Februari 2020 sampai dengan pukul 7 pagi

Tulisan ini telah dikunjungi sebanyak 1 kali, 99 diantaranya adalah kunjungan hari ini.

About the Author

cekinggita
Perakit Balon @nf.nellafantasia & peracik kata @kedaikataID

Be the first to comment on "Cikunir Banjir Lagi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*