Ahelah

s-l300

Paling males ketika ada teman yang ujug-ujug ngechat atau mention hanya untuk ngasih tau tentang mantan. Iya, tentu mantan saya maksudnya. Seolah-olah saya harus tau banget hal itu. Seolah-olah saya menanti-nantikan kabar terbaru si mantan. Seolah-olah saya belum move on. Ahelah…

Ayolah, ini udah hampir lima tahun. Sudah sangat amat lama. Daripada¬†bawa-bawa kabar mantan, mending ngenalin saya sama perempuan lain gitu lho. Kaya Hepi dua bulan yang lalu tuh. Haha. Dia bela-belain jemput saya ke rumah, kemudian¬†kami ngopi-ngopi lenjeh di salah satu cafe di Senopati. Berlima. Saya, Hepi, Pacarnya Hepi, Adeknya Hepi, dan si Mbak yang dikenalin ke saya padahal dia masih punya pacar, tapi beda agama. Ahelah…

Mungkin gara-gara saya sering posting galau sendu di sosmed, jadi kelihatannya belum move on kali ya. Gini lho, baru aja terjadi tadi, pas saya lagi bikin Balon isi Boneka. Berarti sekitar jam 8an malam. Pas lagi seru-serunya merangkai balon, eh tetiba kebayang senyumannya. Asem tenan. Lima tahun pacaran, walau bersimbah luka dan amarah, tak bisa dipungkiri menimbun banyak sekali kenangan. Ahelah…

Kangen juga terkadang. Ahelah…

Tulisan ini telah dikunjungi sebanyak 1 kali, 17 diantaranya adalah kunjungan hari ini.

About the Author

cekinggita
Perakit Balon @nf.nellafantasia & peracik kata @kedaikataID

Be the first to comment on "Ahelah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*